Energi Positif dari Berinvestasi Saham

Hari ini saya terasa sangat lelah karena aktivitas tadi sore, negosiasi bisnis sangat menyedot energi saya. Dalam bisnis yang kita jalankan sendiri, kita perlu optimis dan bersemangat dalam mencapai target. Namun ketika target dan harapan berbeda dengan kenyataan… begitulah kelelahan batin datang mendera. Ditambah bagaimana proses negosiasi bisnis melibatkan persaingan ego antara saya dan orang lain, Oh…

Untuk menetralisir rasa lelah (batin) ini saya coba utk menulis tulisan kali ini (walau sedang tidak ada banyak waktu luang), sebuah tindakan tanpa pamrih, tetapi… tidak 100% karena saya ada harapan. Harapan orang yang membaca mendapatkan manfaat. Perbuatan seperti ini memberikan batin energi baru. Dalam gambaran spiritual, saya memotong ego saya (memberi milik saya — pengalaman), ego yg tadinya besar dan bertubrukan dengan dunia (kenyataan), dipotong menjadi lebih kecil sehingga mempunyai ruang untuk menerima (dunia). Biar ga terlalu abstrak, kita mulai yah…

Ada banyak pilihan ketika kita melalukan investasi, tapi mengapa saya memilih saham adalah yg terbaik sejauh ini?

oil.pump.500

Kembali ke masa lalu dimana belum ada peradaban canggih, belum ada perusahaan, belum ada uang. Investasi dapat dilakukan pada produk. Seseorang dapat menyimpan beberapa ekor ternak, sayuran, biji, ikan, dll sebagai tumpukan kekayaannya. Sampai detik ini, investasi pada produk / objek masih sangat populer (contohnya sembako, tanah, emas). Sekarang bahkan kita bisa invest di komoditas energy (oil, gas, etc…) scr online click click saja.

Pada kenyataannya saya tidak membutuhkan semua kekayaan itu setiap saat. Saya hanya menyimpannya untuk ketika kondisi buruk datang. Di saat sama “pasti” ada orang lain yang membutuhkan (dan pantas untuk dipinjamkan). Jika saya tetap menyimpan pada produknya saja, yah begitu saja, mungkin orang itu akan mati, dan saya tetap akan melanjutkan menyimpan.

Di sisi lain, meminjamkan kekayaan kita pada orang lain bukan perkara gampang. Kita dihadapkan pada resiko kekayaan kita ludes di tangan tidak bertanggung jawab. Melemparkan benih pada tanah gersang adalah sia-sia, kita juga harus menemukan lahan yang cocok. Di sinilah perusahaan publik (tbk) hadir sebagai jawaban.

Ketika uang kita diinvestasikan pada perusahaan, perusahaan tsb akan menghasilkan produk. Akibatnya di dunia ini akan punya lebih banyak produk, semakin kaya (namun bersama, bukan saya pribadi). Bukankah itu lebih baik daripada sekedar menyimpan?😉

20110423_fnp004

Ada banyak perusahaan yg listing di BEI yang punya track record bagus, baik terhadap investor, maupun produknya (barang ataupun jasa) sangat berguna di Indonesia. Contoh saja BRI (BBRI) yang fokus bisnisnya adalah micro finance, telah membantu masyarakat pedesaan mendapatkan kredit agar dapat meningkatkan taraf hidupnya. Sebagai gambaran, masih banyak yg ketika membutuhkan dana, meminjam dari lintah darat dengan bunga 10% per bulan bahkan lebih dan hidupnya jadi berantakan. Ada banyak contoh lain lagi, tapi posting kali ini sampai di sini saja.

Saya bangga punya saham BBRI🙂
ini bukan anjuran stockpicking

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s