PT Cahaya Kalbar Tbk (CEKA)

Pada post sebelumnya saya memasukkan CEKA dalam watchlist saya karena secara valuasi harga sahamnya cukup murah dibanding fundamental perusahaan. Sebagai gambaran singkat, CEKA merupakan produsen bahan-bahan makanan yang sudah listing sejak tahun 1996. Pernah 1x melakukan right issue di tahun 1998. Dividen terakhir dibagikan pada tahun 2010.

Berdasarkan kinerja 2012, laba CEKA mengalami penurunan dibanding 2011. Kelihatan penjualan CEKA memang tidak stabil, demikian juga dengan labanya. Di harga sahamnya diperdagangkan di range PER di bawah 10, dan PBV mendekati 1x. Walau laba tidak stabil, tapi juga tidak mengalami defisit dalam 5 tahun terakhir. Nilai ROE juga masih di atas inflasi. Jadi secara valuasi memang masih layak untuk investasi.

ss

Dalam proses assessment, saya menemukan kejanggalan di Laporan Keuangan Tahunan 2012 CEKA (masih dalam format scan yg agak susah dibaca) di komposisi asset nya. Kejanggalan tsb adalah adanya pinjaman senilai 261Milyar kepada pihak berelasi. Nilai tersebut sebesar 25% dari total keseluruan aset.

Penelusuran lebih lanjut dilakukan terhadap LK Kuartal ke-3 (Q3) karena saya belum mendapat LK Tahunan dalam format yg lebih baik. Pada Q3, posisi pinjaman tersebut ditaruh di posisi aset lancar (dipindahkan pada LK tahunan ke aset tidak lancar).

ss

Di Q3 ini di dapat informasi bahwa pihak berelasi tersebut adalah PT Petro Andalan Nusantara. Pinjaman dalam mata uang USD dan tanpa jaminan. Jumlahnya 210M, artinya 3 bulan berikutnya pinjaman itu membengkak +50M lagi…

Kenapa ada pinjaman kepada PT Petro Andalan Nusantara? Apa hubungan relasinya dengan CEKA? berdasarkan laporan disebutkan hubungan relasinya adalah “pembelian bahan bakar dan pinjaman”. Sejauh penelusuran ini tidak ditemukan alasan yang logis kenapa CEKA harus meminjamkan uang kepada PT Petro Andalan Nusantara.

Diperparah lagi, sebenarnya CEKA tidak punya uang sebanyak itu utk dipinjamkan ke PT Petro Andalan Nusantara. Jadi terlihat hutang bank CEKA sendiri juga membengkak sekitar 200M untuk dipinjamkan lagi pada pihak lain. Hutang dari bank DBS juga dengan mata uang USD dg bunga 2.65% ~ 2.78%. Jika ditambah biaya-biaya, pinjaman pada PT Petro Andalan dg bunga 2.85%, rasanya tidak ada keuntungan selisih bunga yang didapat. Jadi terlihat di sini CEKA murni menolong PT Petro Andalan Nusantara untuk mendapat kucuran dana tanpa jaminan pula…

Finally, saya coret dulu CEKA dari daftar pantauan karena tindakan memberi pinjaman tanpa jaminan ini kelihatan pekerjaan managemen yang sangat tidak professional.

One thought on “PT Cahaya Kalbar Tbk (CEKA)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s