Komparasi Industri Pakan Ternak

compare

Di atas adalah table komparasi industri pakan ternak yang listing di BEI.

Asset Turnover adalah perputaran aset yg dihitung dengan membagi aset rata-rata dengan sales. Sebagaimana perusahaan besar biasa wajar memiliki turnover lebih lambat karena sudah terlalu gendut (besar), namun CPIN membuktikan bahwa it’s big yet fast.

Gross Profit Margin (GPM) adalah menghitung gross profit dibanding sales. Dengan demikian diketahui berapa keuntungan penjualan setelah dikurangi bahan baku. Semakin tinggi bahan baku semakin kecil GPM. CPIN lagi-lagi menjadi pemenang. Dibalik cerita ini, CPIN adalah perusahaan yang sangat hati-hati mengatur supply bahan baku. Selain memiliki perusahaan yg mengatur impor komoditas. Untuk industri skala nasional, tidak ada ancaman berarti, yg ditakutkan adalah datangnya kompetitor asing yang mengekspor barang jadi serupa namun memiliki GPM lebih murah karena mereka bebas mendapatkan bahan baku di global market sementara pemerintah Indonesia dengan dalih melindungi petani lokal, membatasi jumlah impor.

Sales General and Admin Expense to Sales (SG&A), sesuai namanya adalah rasio biaya yg dibutuhkan general dan admin penjualan untuk menghasilkan penjualan. JPFA adalah yang terburuk di sisi ini.

Interest Coverage adalah perbandingan antara EBIT dgn bunga yang dibayarkan. Saya tidak menggunakan DER karena DER kurang presisi. Hanya melihat proporsi neraca keuangan. Sementara yang menjadi ancaman perusahaan sebenarnya adalah “beban bunga”. Di sini terlihat walau MAIN memiliki DER kurang lebih sama dengan SIPD, namun kualitas hutang mereka berbeda jauh. Interest Coverage MAIN 5.56x, artinya hutangnya dapat mendongkrak pertumbuhannya. Penggunaan hutang yg tepat, saya menganggapnya good debt.

Jika tidak ada CPIN, sudah pasti saya akan memilih MAIN utk lahan investasi (ROE 76.73%). MAIN masih industri kecil, belum membutuhkan moat utk berkompetisi. Sementara CPIN dan JPFA menurut saya pasti harus memiliki moat agar mereka dapat mempertahankan pangsa pasarnya, atau lebih baik lagi bisa berkembang. Angka-angka yang tertuang di laporan keuangan adalah bukti moat CPIN otomatis sudah menjelaskan seperti penjelasan di atas, big yet fast, strong, efficient, stable

Perusahaan bagus dihargai bagus, perusahaan jelek dihargai jelek. Terbukti sekali lagi dengan harga pasar CPIN dan SIPD saat ini. CPIN sudah mahal sekali, sementara SIPD masih sangat murah (separuh nilai bukunya). Dalam durasi waktu yang cukup, harga pasar akan mengikuti fundamental perusahaan. Dalam jangka pendek, bisa saja pasar mood-mood-an memberi harga yang wajar. Tetapi bagi yang punya keyakinan gunakan kesempatan tersebut untuk masuk mengkoleksi.

3 thoughts on “Komparasi Industri Pakan Ternak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s