PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)

Sejarah Singkat

  • 1992 berdiri sebagai perusahaan investasi dan produksi barang-barang kimia berbasis olefin dan aromatik
  • 16 Mei 1997 listing di BEI dg jumlah 688.297.000 saham.
  • 1999 Right Issue +280.000.000 saham.
  • Agustus 2004, mulai memperdagangkan produk kimia: spacialty plasticizer, DOP dan PA
  • September 2005, anak usahanya AG mulai memproduksi Fatty Acid Metyl Ester (FAME) atau yg dikenal dengan biodiesel, yg berbahan baku sawit

  • 2008, divestasi pada anak usaha lain EBCI dan PWD, kemudian menjadi pemegang saham mayoritas 99,59% di AG
  • 2009, berinvestasi di MPK dan MBS yg bergerak di bidang usaha perkebunan kelapa sawit di KalBar
  • 2010, menjadi pemegang saham mayoritas (99,99%) di MPK dan MBS

Struktur Perseroan

structure

  • MPK = PT Malindo Persada Khatulistiwa
  • MBS = PT Maiska Bumi Semesta
  • AG = PT Anugerahinti Gemanusa

Poin-poin Penting Lain

  • meski telah berdiri lama, perseroan masih memiliki saldo defisit.
  • perusahaan listing sangat dekat dengan peristiwa Krisis Ekonomi Asia
  • tidak pernah sekalipun membagikan dividen (disebabkan karena masih defisit)
  • sektor utamanya adalah produksi biodiesel
  • pelanggannya secara garis besar adalah Pertamina
  • anak usaha MPK & MBS (perkebunan kelapa sawit) masih dalam tahap penanaman

Prospek Biodiesel

Biodiesel adalah bahan bakar diesel yang terbuat dari minyak (lemak) hewan ataupun minyak nabati, oleh karena itu dapat diperbaharui. Biodiesel ini ditargetkan untuk dapat dipakai pada mesin diesel standard dengan tanpa modifikasi atau hanya sedikit modifikasi.

Dalam aplikasinya saat ini, biasa biodiesel dicampur dengan petrodiesel (bahan bakar solar) dengan system “B” factor yang menyakan persentase biodieselnya. Contoh:
B2 adalah 2% biodiesel + 98% petrodiesel
B5 adalah 5% biodiesel + 95% petrodiesel
B100 adalah 100% biodiesel

Biodiesel murni (B100) ataupun campuran dapat digunakan pada hampir semua mesin diesel injection pump. Biodiesel dapat memakan bahan karet, sehingga untuk mesin diesel lama (1992) beberapa bagian berbahan karet perlu diganti dengan FKM, walaupun seharusnya bagian tersebut sudah rusak dan sudah tergantikan dg FKM. Pada mesin yg sebelumnya menggunakan petrodiesel, penggunaan biodiesel murni (B100) dapat meninggalkan residu sehingga transisi tiba-tiba ke biodiesel dapat menyebabkan fuel filter menjadi kotor. Maka direkomendasikan untuk menukar filter pada waktu singkat setelah transisi. Beberapa manufaktur sudah memang mengizinkan pemakaian biodiesel (langsung) sampai pada taraf B5 bahkan B20.

Keuntungan biodiesel adalah sbb:

  • dapat diperbaharui
  • dapat digunakan pada hampir semua mesin diesel (terutama yg baru)
  • lebih rendah polusi
  • mengurangi emisi gas rumah kaca
  • biodegradable
  • tidak beracun
  • safe to handle

Sebagai tandingan, berikut kekurangan biodiesel:

  • tanpa subsidi, biaya untuk memproduksi biodiesel lebih mahal daripada petrodiesel.
  • campuran di atas B5 belum banyak disetujui oleh manufaktur (menghanguskan garansi)
  • Tingkat ekonomis dan tenaga lebih rendah (B100 –10%)
  • memiliki tingkat beku yg lebih tinggi (B100) sehingga tidak cocok di area dingin

Dg dukungan dari pemerintah Indonesia berupa kebijakan mandatory pemakaian BBN dengan B-7,5 (7,5% biodiesel) untuk sektor transportasi bersubsidi dan B-2 untuk sektor industri di tahun 2012, perseroan memiliki keyakinan akan demand biodiesel di masa mendatang. Selain itu subsidi juga ditetapkan mencapai 3000 rupiah per liternya.

Aksi Korporasi Dalam Waktu Dekat

Perseroan melakukan kuasi reorganisasi pada 30 Juni 2012. Dengan kuasi reorganisasi ini, saldo defisit dapat dihapus dan laporan keuangan perseroan mengalami “fresh start” di mana retained earnings (deficit) menjadi nol. Diharapkan dengan laba mendatang, ada kemungkinan perseroan dapat membagikan dividen.

Pada 15 Agustus 2012, perseroan melakukan press release yang memberitahukan perseroan mendapat fasilitas pinjaman kredit senilai 336 Milyar melalui anak usahanya MBS. Sebelumnya BRI juga telah memberikan fasilitas pinjaman 348,8 Milyar melalui anak usahanya di MPK pada 30 Juli 2012.

Valuasi

Meski pada 2011 perseroan berhasil membukukan laba per saham (EPS) senilai 75 rupiah per lembar, namun laba tersebut bukan berasal dari operasional perusahaan, melainkan dari hasil investasi.

Dengan adanya pinjaman dari BRI, beban bunga pada kuartal ke3 mulai terlihat naik menjadi 10,9 Milyar dari 7,4 Milyar di tahun sebelumnya (padahal penjualan masih belum ada peningkatan). Meski perseroan memproyeksikan penjualan kuartal ke4 akan naik (6500MT dari 5750MT di kuartal sebelumnya), penulis akan mengunakan asumsi penjualan masih sama dengan peningkatan pertumbuhan 5% di tahun berikutnya.

Optimisme peningkatan penjualan biodiesel menurut penulis masih terkendala dengan harga yang masih lebih mahal dibanding petrodiesel dan bergantung pada subsidi pemerintah. Selain itu juga penjualan perseroan sangat bergantung pada Pertamina sehingga tingkat ketergantungannya sangat tinggi.

Nilai wajar saham per lembarnya adalah: 352 untuk akhir 2012. Di mana harga saham saat ini 315 (15 Jan 2013) baru memberikan diskon 10%. Dengan tingkat resiko yang cukup tinggi, untuk entry penulis menganjurkan untuk menunggu setidaknya ada diskon 30%, yaitu pada harga 246,6 (untuk saham resiko biasa diskon 15% cukup).

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s